Ini adalah alat alat atau peralatan yang selalu menemani saya ketika melakukan kegiatan pendakian :
PERALATAN UTAMA / MAIN GEAR
Peralatan Kelompok :
Tenda
Pastikan tenda yang di bawa cukup untuk menampung seluruh anggota pendakian dan pastikan tenda tersebut masih layak pakai, tidak bocor mampu menahan angin dingin dari luar dll. jika tidak ada biasanya banyak jasa penyewaan tenda di sekitar pos pendakian (ada baiknya tanya terlebih dahulu atau browsing di internet untuk memastikan) jadi untuk mengurangi resiko sebaiknya tidak memaksaan menggunakan tenda yang bukan untuk kondisi di gunung atau sudah tidak layak pakai. Lafuma Summertime selalu menemani malam2 saya ketika mendaki walaupun namanya summertime tapi tenda ini untuk 4 musim dan cocok di segala medan dengan bagian dalam breathable yang mampu membuat sirkulasi udara di dalam tenda hingga tidak menjadi pengap saat tenda di tutup walaupun tidak waterproof pada bagian dalam akan tetapi tenda ini di lapisi oleh flysheet/canopy yang waterproof sehingga mencegah air masuk ke dalam tenda ketika sedang hujan. dengan kapasitas 4-5 orang dewasa tenda ini hampir menghabiskan setengah space di keril.
Peralatan Memasak
Idealnya 1 set peralatan memasak (Nesting, kompor, gas, spirtus dll) untuk 4 orang dan berlaku kelipatannya jadi kalo anggota pendakian 8 orang alangkah baiknya membawa 2 set peralatan memasak dan seterusnya. Trangia 25-6 UL selalu menemani hampir seluruh kegiatan mendaki saya.
Logistik
Untuk makanan biasanya saya membawa makanan jadi dan setengah matang, biasanya membawa orek tempe atau kacang teri pedas serta burger beef atau sosis yang sudah di masak setengah matang dari rumah yang di simpan rapi di dalam box pelastik kecil yang tertutup rapat, roti tawar dan biskuit untuk camilan. untuk hari pertama selalu membeli nasi bungkus yang biasanya banyak di jual di sebelum pos pos pendaftaran jadi setelah mendaki dan membuka tenda tidak perlu repot2 lagi untuk memasak, paling hanya untuk memasak air untuk membuat kopi atau teh. Untuk hari kedua dan seterusnya hanya memasak nasi plus lauk pauk yang sudah di persiapkan dari rumah. Selain mengurangi sampah plastik dari bungkus bungkus mie instan dan lain lain yang mungkin akan terlupa untuk di bawa kembali ke bawah dan tercecer di gunung juga sangat efektif dan menghemat bahan bakar yang di bawa. Karena prinsip saya mendaki gunung untuk refreshing dan menikmati keindahan alam bukan untuk susah susahan dengan membawa segala bahan mentah, meracik dan memasak kembali. Bawalah logistik seperlunya jangan kekurangan lebih kan sedikit dari jadwal pendakian tapi jangan terlalu berlebihan karena akan menambah beban.
Peralatan Pribadi / Individu :
Carrier
Atau yang biasa di sebut Keril untuk membawa barang2 keperluan ketika mendaki, barang ini bisa juga di gantikan dengan Daypack atau Backpack jika bawaannya tidak terlalu banyak. Untuk yang satu ini saya mengutamakan kenyamanan karena akan membebani pundak ketika pendakian kenyamanan merupakan faktor yang penting dan harus di perhitungkan. Untuk Keril saya memilih Deuter AirContact Pro 60+15, dan untuk Backpack pilihan jatuh ke Eiger no.madenR01 jika barang bawan tidak terlalu banyak.
Sepatu
Kaki adalah bagian tubuh yang paling banyak bekerja selain untuk menahan beban yang di panggul, kaki juga harus bekerja extra jika melalui jalur berlumpur, akar pohon, tanah basah dll, oleh sebab itu sangat2 tidak di sarankan untuk menggunakan sandal walaupun itu sandal gunung, medan yang di lalui juga tidak seperti lapangan futsal, jalan raya atau lantai di Mall yang lurus landai dan halus oleh sebab itu janganlah menggunakan sepatu futsal atau sepatu casual, terpeleset adalah hal yang sangat sering terjadi ketika melakukan pendakian bahkan bisa berakibat fatal jika terjadi di jalur yang terjal atau di jurang hal ini bisa di minimalisir jika menggunakan sepatu khusus mendaki yang textur alasnya bisa mencengkram tanah atau pasir, untuk urusan yang satu ini saya tidak mau mengambil resiko karena tidak cocok dengan sepatu yang bertipe boot ketika memulai kegiatan pendakian lagi setelah absen selama 10 tahun awalnya saya memilih karrimor summit setelah jebol akhirnya saya memilih sepatu bertipe trail running Adidas Swift R dengan sedikit kesabaran dapat yang Original dengan setengah harga di kaskus, dan terbuki aman dan nyaman ketika saya bawa mendaki ke Gn Tujuh dan Gn Kerinci
Sleeping bag
Atau Kantung Tidur bagi saya ini merupakan hal yang sangat penting walaupun beberapa pendaki lebih memilih membawa kain sarung sebagai pengganti dengan alasan menghemat space di dalam keril, Sehabis pendakian pertama setelah absen selama 10 tahun dan merasakan kedinginan yang sangat hingga menggigil hebat sepanjang malam di Surya kencana barang ini lah yang pertama saya beli, pilihan saya jatuh ke Eiger B029 Mummy setelah di gunakan ternyata jenis ini kurang nyaman bagi saya selain mempunyai ukuran lumayan besar ketika di lipat yang menghabiskan banyak space di dalam keril dengan tinggi 185cm sleeping bag ini tidak terlalu nyaman saat tidur. Tidur yang berkualitas sangatlah penting di dalam kegiatan pendakian makanya Sleeping bag yang anti air dan hangat bagi saya menjadi alasan utama.
Baju, Celana dan Kaus kaki
Hal yang kadang di sepelekan oleh pendaki tetapi bisa berakibat fatal terutama pendaki wanita, Untuk baju ganti atau baju cadangan saya selalu membawa 2 untuk pendakian 2 hari 1 malam dan 3 untuk pendakian 3 hari 2 malam yang di bungkus rapat dalam kantong plastik agar selalu kering 1 berbahan katun satu lagi berbahan polyester yang mudah kering yang hanya akan di gunakan ketika baju yang di pakai sudah benar2 basah akibat hujan dan kotor kerena terjatuh di kubangan atau hanya untuk tidur sebagai baju ganti, sementara baju yang di pakai untuk pendakian di jemur agar kering ketika ingin melanjutkan perjalanan keesokan harinya, untuk celana saya selalu membawa 1 celana pendek cadangan. Untuk baju yang di gunakan saat pendakian selalu menggunakan Base Layer atau 2nd skin yang nanti akan di bahas di bawah dan baju berbahan polyester (biasanya saya menggunakan jersey bola training atau latihan) yang mudah kering untuk celana juga menggunakan yang berbahan quick dry sehingga kadang kadang dalam satu pendakian hingga turun lagi saya tidak mengganti baju sama sekali, memang terkesan jorok tapi berguna untuk menstabilkan suhu tubuh. Untuk Kaus kaki saya selalu membawa 3 pasang satu di gunakan untuk pendakian dua untuk cadangan dan di gunakan ketika tidur untuk menghangatkan kaki.
Jaket Gunung
Jangan lupa juga untuk membawa Jaket yang waterproof dan windproof, dan usahakan jaket ini selalu dalam keadaan kering Saya hanya menggunakan jaket pada saat ngecamp dan tidur.
Matras
Matras sangat di perlukan untuk meningkatan kenyaman tidur dan menghindari sakit di bagian bagian tubuh tertentu akibat tidur di tempat yang tidak rata, karena akan jarang sekali menemukan permukaan yang benar benar rata dan halus di jalur bahkan di pos pos pendakian, bawalah matras sesuai kebutuhan jangan terlalu besar dan juga jangan terlalu kecil. Matras dapat di gunakan juga untuk menjaga bentuk dan keseimbangan keril.
Jas Hujan / Ponco
Barang ini wajib di bawa walaupun mendaki atau berkemah di musim panas/kemarau.
Alat Penerangan
Minimal bawa 1 alat penerangan setiap melakukan kegiatan pendakian atau berkemah ntah senter atau head lamp, saya peribadi selalu membawa keduanya headlamp di gunakan untuk memudahkan ketika harus melakukan manuver menggenggam akar atau ranting saat melakukan perjalanan di malam hari sementara senter di gunakan ketika sedang ngecamp atau sebagai cadangan.
Base Layer
Atau yang biasa di sebut sebagai secound skin ini sangat penting untuk menjaga kehangatan tubuh pastinya dengan bahan yang mudah kering ada beberapa merek base layer (Under Armor cold/heatgear, Nike Pro Combat, Adidas Climacool) yang mempunyai teknologi untuk menjaga badan tetap hangat di kala udara dingin dan menjaga badan tetap dingin di kala udara panas, memang harganya lumayan menguras kocek tapi akan sangat2 berguna karena tubuh kita butuh beberapa hari bahkan minggu untuk beberapa orang menyesuaikan perubahan suhu. Saya pribadi menggunakan dan membawa Nike Pro Combat jika melakukan kegiatan pendakian. Untuk yang ingin base layer lebih murah bisa memilih Elastico 7.
Syal, Kupluk dan Sarung tangan
Syal dan kupluk sangat sangat berguna untuk menjaga badan terutama bagian leher dan kepala agar tetap hangat ketika tidur dan bisa digunakan untuk bernarsis ria ketika dipuncak. Sarung tangan biasanya saya membawa dua pasang satu yang berbahan anti air yang di gunakaan saat pendakian dan satu lagi berbahan woll yang membantu agar tangan tetap hangat ketika tidur.
Survival kit
- Alat potong atau Pisau serbaguna
- Alat Pancing (mata kail dan benang)
- Tali
- Peluit
- Kompas
- Cermin
- Korek atau alat pembuat api
- Peniti
- Jarum dan benang jahit
- Obat obatan
Peralatan Pendukung / Support Gear
Peralatan Kelompok :
Alat Komunikasi
Untuk pendakian secara berkelompok yang anggotanya lebih dari 8 orang alat komunikasi seperty handy talky / walky talky sangat sangat di sarankan untuk dibawa mengingat tidak semua anggota pendakian yang mempunya fisik dan kekuatan yang sama, terpecahnya kelompok saat pendakian sangatlah rentan alat ini dapat memudahkan komunikasi antara pembuka jalan dan tim sweeper di bawahnya guna mengantisipasi jika terjadi hal hal di luar rencana pendakian.
Flysheet tambahan
Untuk rombongan pendakian yang membawa lebih dari 3 tenda flysheet taambahan akan sangat berguna untuk membuat ruangan penghubug antara tenda dan tempat berkumpul yang melindungi dari panas dan hujan.
Peralatan Pribadi :
Peralatan Makan
Peralatan Mandi
Tongkat Gunung/ trekking pole
Kacamata
Jam Tangan
Masker
Biasanya untuk Gunung berapi yang masih aktif jalur yang harus di lewati sebelum puncak berpasir dan berangin.
Gaiter
Gaiter sangat sangat berguna untuk mengurangi masuknya benda asing ke dalam sepatu yang akan merusak kenyamanan ketika melakukan perjalanan terutama pada saat melewati jalur yang berbatu dan berpasir.
Sandal
Sebenarnya barang ini tidak terlalu penting tetapi saya selalu membawanya untuk wara wiri ketika sedang ngecamp ntah sekedar untuk memasak, mencari air atau mencari ranting.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar