Sebelum mendaki Gunung sebaiknya mempersiapkan peralatan yang akan di bawa dan di butuhkan ketika melakukan kegiatan pendakian, banyak referensi dari blog2 perorangan atau website institusi yang memberikan tips peralatan apa saja yang baiknya di bawa ketika melakukan kegiatan ini.
Ini adalah alat alat atau peralatan yang selalu menemani saya ketika melakukan kegiatan pendakian :
SETAPAK JEJAK KECIL
Ketika menjalani Malam yang sangat panjang di Surya Kencana Gunung Gede 2958mdpl
Pada bulan Februari 2011 beberapa angota Koskas (Novri, Aldi, Begenk dan Sukma) ingin mengadakan kegiatan pendakian ke Gunung Gede, awalnya sedikit ragu untuk memulai kembali kegiatan pendakian yang sudah saya tinggalkan selama 10 tahun lebih mengingat peralatan pendakian pribadi sudah tak tau di mana rimbanya. Perlahan lahan panggilan dari Alam terbuka yang selalu menawarkan ketenangan, kedamaian, kesejukan, kesunyian dan keindahannya pun semakin jelas terdengar akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Praktis hanya daypack satu satunya peralatan mendaki yang saya punya pada saat itu, Novri menjanjikan akan meminjamkan sleeping bag dan matras dari kawannya untuk saya, karena teman2 yang lain sudah membawa tenda dan peralatan masak akhirnya saya memutuskan hanya akan membeli sepatu karena dari semua sepatu yang saya miliki saat itu tidak ada yang cocok satupun untuk melakukan kegiatan pendakian.
Ketika Kesenangan itu menyapa dan hadir kembali
Sepanjang masa masa SMA dan kuliah semester awal kegiatan mendaki Gunung lumayan sering saya ikuti, terakhir Gn Semeru pada tahun 2002 sayangnya tidak ada dokumentasi pada saat itu karena roll filem sukses terbakar akibat kecerobohan salah satu teman. Ketika lulus dan akhirnya pinangan ke seorang Gadis asal Cirebon di terima, pada tahun 2010 hijrahlah kami dari Jakarta ke daerah yang Bernama Depok yang terletak di Jawa Barat. Sebagai seorang yang senang olahraga, berkeringan dan kegiatan luar ruangan akhirnya kegiatan yang di pilih adalah BERSEPEDA dengan rekan rekan lain yang tergabung dalam KOSKAS DEPOK (Komunitas Sepedah KASKUS DEPOK)
Ketika Mengunjungi dan tersesat di Danau 7 Gunung 1950mdpl
Menurut Wiki Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi. tepatnya di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Bagi pendaki gunung, Kerinci mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia [3805 mdpl], namun bagi wisatawan yang ingin sekedar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut.
Ketika Menapak Atap Sumatra Gunung Kerinci 3.805 mdpl
29 May 2015 bermodalkan tiket promo Garuda Indonesia bersama Bang Oby bertolak dari bandara Soekarno Hatta menuju Padang Sumatra Barat, pesawat landing jam 18.30 setibanya di bandara Mingangkabau Padang setelah mengambil bagasi langsung memesan kopi kios sekitar bandara untuk menunggu 2 kawan lagi Arifian Cenos dan Rendra Fermana yang berbeda jadwal penerbangan, ternyata di kios tersebut sudah ada 2 pendaki yang salah satunya wanita yang berencana mendaki Gunung Kerinci yang juga menunggu rekan2nya sebanyak 30 orang, rupanya kawan itu satu dari Kalimantan dan satunya lagi dari Surabaya salah satu bagian terbaik dari aktifitas pendakian hanya dengan sedikit tegur sapa mudah sekali menjadi pembicaraan yang hangat dan panjang, pesawat kawan yang di rencanakan mendarat pukul 8 malam terkena penundaan hingga akhirnya mendarat jam 10.30, kami langsung bergegas mengingat waktu sudah malam dengan mobil sepupu saya menuju desa Kesik Tuo.
Langganan:
Postingan (Atom)


